Asah Jiwa Bisnis, Mualim Muda Praktik Bikin Kuliner Kekinian
Suasana di hari kedua Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MA Muhammadiyah Limpung mendadak berubah menjadi dapur kreatif yang super seru. Mengusung tema "Menumbuhkan Jiwa Wirausaha yang Kreatif, Mandiri, dan Berakhlak", para Mualim Muda (sebutan akrab bagi para murid baru) hari ini (Selasa, 14/07) tidak hanya duduk manis mendengarkan teori.
Di bawah bimbingan langsung dari pembina ekstrakurikuler Ibu Riza Ariyati Mufida dan tim MMC Kewirausahaan MA Muhammadiyah Limpung, mereka ditantang terjun ke dunia bisnis lewat praktik langsung membuat dua menu kekinian yang bernilai jual tinggi: Risol Mayo yang gurih-lumer dan Es Bunga Telang yang estetik nan menyegarkan.
Kehadiran tim MMC Kewirausahaan sebagai mentor pendamping membawa atmosfer profesional sekaligus menyenangkan bagi para murid baru. Dengan sabar dan interaktif, para mentor dari MMC Kewirausahaan mengarahkan jalannya praktik agar setiap Mualim Muda dapat mengeksplorasi kreativitas dan kemandirian mereka.
Sesuai dengan tema yang diusung, pendampingan dari MMC Kewirausahaan sangat menekankan pentingnya aspek berakhlak dalam berbisnis. Para Mualim Muda diajarkan untuk mengutamakan kejujuran dalam penggunaan bahan baku, menjaga kebersihan selama proses pembuatan serta menumbuhkan sikap saling menghargai antarkelompok.
"Seru banget dibimbing langsung oleh Ibu Riza dan kakak-kakak dari MMC Kewirausahaan! Kami diajarkan kalau bikin usaha itu tidak cuma harus kreatif biar laku, tapi yang paling penting adalah kejujuran dan kebersihannya. Praktik pembuatan risol dan es bunga telang ini bikin kami yang awalnya canggung jadi langsung kompak dan akrab," ujar salah satu Mualim Muda dengan wajah sumpringah.
Ibu Riza Ariyati Mufida, selaku pembina MMC Kewirausahaan menjelaskan bahwa tema MATAMUDA kali ini merupakan fondasi penting untuk menyiapkan lulusan yang tangguh di masa depan.
"Kami ingin mencetak generasi muslimpreneur. Melalui tema 'Menumbuhkan Jiwa Wirausaha yang Kreatif, Mandiri, dan Berakhlak', kami berharap para Mualim Muda tidak hanya cerdas melihat peluang usaha dan mandiri secara ekonomi, tetapi juga membentengi diri mereka dengan akhlakul karimah. Sukses duniawi harus beriringan dengan berkah ukhrawi," pungkas beliau di sela-sela memantau kegiatan.
Dalam kesempatan itu, beliau kembali mengutarakan gagasannya bahwa pilihan menu Risol Mayo dan Es Bunga Telang ini bukan tanpa alasan. Kedua menu ini dipilih karena ramah modal, digemari anak muda, dan memiliki nilai jual yang tinggi jika dikemas dengan menarik.
"Kami ingin menunjukkan kepada anak-anak bahwa memulai bisnis itu tidak harus rumit dan mahal. Dengan bahan-bahan sederhana yang ada di sekitar kita, seperti bunga telang yang kaya manfaat kesehatan, mereka sudah bisa menciptakan produk bernilai ekonomi. Ini adalah langkah awal membentuk mentalitas muslimpreneur yang mandiri, kreatif, dan jeli melihat peluang," Ujar Ibu Riza Ariyati.
Harum aroma risol dan kesegaran es bunga telang hasil karya para Mualim Muda menjadi bukti nyata bahwa di bawah bimbingan yang tepat, potensi wirausaha kreatif dan berakhlak mulia dapat tumbuh subur sejak dini.
Artikel Terkait
EDUKASI KESEHATAN DAN EKOTEOLOGI: dr. DINI ATIKA AZMI AJAK PESERTA MATAMUDA & FORTASI MA MUHAMMADIYAH LIMPUNG PEDULI SESAMA DAN ALAM
Gandeng KPU, Mualim Sukseskan Pembukaan Matamuda